Ketersediaan darah di Unit Donor Darah sangat bergantung pada partisipasi donor darah sukarela, di mana pengetahuan, sikap, dan motivasi menjadi faktor penting untuk menjamin ketersediaan yang cukup. Pengabdian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan motivasi mengenai donor darah pada pendonor sukarela di SMAN 5 Palangka Raya pada tahun 2024. Desain kegiatan pengabdian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 51 peserta yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada peserta kegiatan dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hasil pelaksanaan. Hasil menunjukkan bahwa donor darah sukarela didominasi oleh kelompok usia 14-15 tahun (45,1%), mayoritas berjenis kelamin perempuan (58,8%), dan merupakan siswa kelas 1 SMA (45,1%). Tingkat pengetahuan responden tentang donor darah tergolong baik (76,5%), dengan media elektronik sebagai sumber informasi utama. Sebanyak 96,1% responden menunjukkan sikap positif terhadap donor darah, dengan alasan utama menolong sesama (92,2%). Kesimpulan dari penulisan ini menunjukkan bahwa pendonor darah sukarela di SMAN 5 Palangka Raya memiliki tingkat pengetahuan, sikap, dan motivasi yang baik dalam mendukung kegiatan donor darah. Hal ini menunjukkan adanya potensi keberlanjutan dan partisipasi positif dalam kegiatan donor darah di kalangan remaja.
Copyrights © 2025