Cermin Dunia Kedokteran
Vol 46 No 4 (2019): Dermatologi

Kualitas Kehidupan Seksual Perempuan pascaHisterektomi Vaginal dan Kolpora untuk Perbaikan Prolaps Organ Panggul

Nuring Pangastuti (Divisi Uroginekologi dan Bedah Rekonstruksi, Departemen Obstetri Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada-RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2019

Abstract

Prolaps organ panggul yaitu keadaan turunnya organ panggul melalui vagina, merupakan salah satu disfungsi dasar panggul yang dapat berakibat nyeri senggama atau disfungsi seksual. Prosedur kolporafi anterior dan posterior dapat menurunkan gejala disfungsi seksual yang berhubungan dengan prolaps, serta memperbaiki kepuasan seksual, demikian pula prosedur pembedahan histerektomi vaginal. Dispareunia dapat terjadi pasca-perbaikan dinding posterior vagina. Pelvic organ prolapse is when pelvic organs descend through the vagina, and can result in dyspareunia or sexual dysfunction. Anterior and posterior colporrhaphy and vaginal hysterectomy are the procedures to correct the condition. Dyspareunia can occur after repair of the posterior wall of the vagina.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

cdk

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Cermin Dunia Kedokteran (CDK) is a Medical Journal published since 1974 and affiliated with PT Kalbe Farma Tbk. CDK is intended to help accommodate scientific publications and help increase and disseminate knowledge related to the development of medical science, pharmacy, and public health. CDK ...