Prevalensi Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dan stunting pada anak di Indonesia masih menjadi masalah gizi utama yang saling berkaitan. KEK berkontribusi terhadap risiko bayi lahir dengan berat badan rendah dan pertumbuhan janin yang terhambat. Intervensi perilaku melalui pendekatan emosional dinilai efektif dalam mengubah sikap gizi ibu hamil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi sikap gizi ibu hamil melalui metode emo demo (emotional demonstration) sebagai upaya pencegahan KEK dan stunting. Program dilaksanakan di Desa Cikopomayak, Jasinga, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan 14 ibu hamil sebagai peserta. Intervensi dilakukan dalam tiga sesi emo demo yang melibatkan media visual dan partisipatif, yaitu: 1) emo demo isi piring bagi ibu hamil, 2) emo demo dampak kurang karbohidrat dan protein terhadap KEK, serta 3) dampak kurang karbohidrat dan protein terhadap tumbuh kembang janin. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sikap serta wawancara mendalam. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan sikap gizi positif peserta dari 0% menjadi 77,8% pasca mengikuti emo demo. Secara kualitatif respon emosional ibu juga menunjukkan peningkatan kesadaran dan niat untuk memperbaiki pola makan selama kehamilan. Temuan ini memperkuat efektivitas pendekatan emo demo dalam menyampaikan pesan gizi secara lebih bermakna dan berdampak terhadap perubahan sikap. Program ini direkomendasikan sebagai metode edukasi gizi alternatif yang dapat diadopsi dalam kegiatan posyandu atau intervensi gizi lainnya.
Copyrights © 2025