Di Indonesia penyebaran tanah lunak luasnya diperkirakan sekitar 20 juta hektar atau sekitar 10 persen dari luas total daratan Indonesia. Tanah lempung lunak umumnya memiliki nilai kuat geser rendah, untuk itu diperlukan stabilisasi tanah guna memperbaiki sifat tanah tersebut sehingga memenuhi persyaratan kekuatan tanah. Penelitian ini melakukan stabilisasi tanah dengan menambahkan bahan tambah berupa Palm Oil Fuel Ash (POFA). POFA merupakan hasil dari pembakaran cangkang kelapa sawit pada suhu 700°C hingga 900°C. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tanah lempung di Jurusan Teknik Sipil Universitas Andalas dan menganalisis nilai kuat tekan bebas (UCST) tanah asli dan campuran dengan POFA. Penelitian ini meliputi uji Atterberg, kuat tekan bebas dan kompaksi tanah asli dan dengan campuran POFA pada kadar 4%, 12%, dan 16%. Untuk pengujian UCST sampel diuji setelah pemeraman tujuh hari, dengan separuh diuji langsung (unsoaked) dan separuh direndam empat hari sebelum diuji (soaked). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kadar POFA meningkatkan nilai UCST dan kuat geser tanah. Untuk unsoaked, nilai qu berkisar antara 0,582 hingga 1,600 kg/cm², dan untuk soaked adalah 0,557 hingga 1,422 kg/cm². Nilai kuat geser (Cu) juga meningkat seiring dengan penambahan POFA, sejalan dengan penelitian sebelumnya oleh Rama dkk, (2015).
Copyrights © 2025