Hepatitis adalah proses terjadinya inflamasi dan atau nekrosis jaringan hati yang dapat disebabkan oleh infeksi, obat-obatan, toksin, gangguan metabolik, maupun kelainan autoimun.(1) Hepatitis pada anak masih merupakan masalah kesehatan utama baik di negara maju dan berkembang . Etiologi utama penyakit hepatitis adalah infeksi virus hepatotropik ( liver merupakan target organ utama ) dan non-hepatotropik (menyerang sistemik dan organ hati) . Saat ini telah ditemukan virus hepatotropik penyebab utama infeksi akut, yaitu A, B, C, D, E, dan G. V irus B adalah virus DNA , sedangkan jenis lainnya adalah virus RNA . Selain virus hepatotropik ( virus herpes simplek (HSV), virus sitomegalo (CMV), virus epsteinbarr (EBV) , virus varicella -zoster , rubella, virus HIV, adeno, entero, arbo, parvo) dapat memberi kan gejala hepatitis .(2,3) Sekitar 10-15% penyebab kasus hepatitis akut tidak diketahui, termasuk hepatitis akut misterius (unknown hepatitis) yang saat ini sedang marak terjadi di sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia. WHO menyatakan dari kejadian luar biasa unknown hepatitis ditemukan terlibatnya Adenovirus type 41 sebagai koinfeksi SARS-CoV-2
Copyrights © 2022