Latar belakang: Tindakan operasi merupakan tindakan yang rentan menimbulkan kecemasan pada pasien yang menjalaninya. Tujuan: mengetahui pengaruh edukasi kamar operasi melalui media video terhadap kondisi kecemasan pra-operasi pasien berbasis Si Bentor. Metode: Desain penelitian quasi eksperimen dengan one group pre post design. Populasi keseluruhan pasien pre operatif elektif. Besar sampel sebanyak 30 responden dengan teknik purposive sampling. Kriteria inklusinya pasien dengan operasi elektif dan pertama kali operasi, kooperatif, bersedia menjadi responden. Sedangkan kriteria ekslusinya yaitu pasien dengan operasi cito, terdapat komplikasi, mempunyai gangguan pendengaran maupun penglihatan. Instrumen menggunakan APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) dan video orientasi kamar operasi. Analisa data dengan paired t-test. Hasil: rata rata kecemasan yang dirasakan sebelum dilakukan orientasi kamar operasi yaitu 16,8 (cemas sedang) dan setelah intervensi menjadi 12 (cemas ringan) dengan Sig 2 tailed < 0,001. Kesimpulan: edukasi orientasi kamar operasi melalui Si Bentor mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi elektif. Perlu penerapan Si bentor melalui link sebagai inovasi pelayanan keperawatan.
Copyrights © 2025