Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan; namun, produksinya memberikan kontribusi yang signifikan terhadap emisi karbon. Untuk mengurangi dampak lingkungan dari beton konvensional, penelitian ini mengkaji pengembangan beton ramah lingkungan dengan memanfaatkan kulit kemiri sebagai aditif alami dalam agregat kasar. Kulit kemiri, limbah pertanian, diharapkan dapat menggantikan sebagian agregat kasar dalam beton tanpa mengurangi kekuatan dan ketahanannya. Penelitian ini melibatkan pengujian komposisi beton dengan persentase kulit kemiri yang bervariasi, serta mengevaluasi kekuatan tekan, penyerapan air, dan ketahanan terhadap siklus beku-cair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton yang mengandung kulit kemiri dapat mengurangi konsumsi agregat kasar konvensional sambil mempertahankan kualitas yang sesuai untuk aplikasi konstruksi.
Copyrights © 2025