Jurnal Intelek Insan Cendikia
Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025

PENGARUH KECUKUPAN MODAL, PROFITABILITAS, PEMBIAYAAN BERMASALAH, TERHADAP TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN PADA BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) TAHUN 2021-2023

Restu Andini (Unknown)
Anggun Okta Fitri (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 May 2025

Abstract

Sangat penting untuk menilai tingkat kesehatan bank karena peran strategis perbankan syariah dalam sistem keuangan nasional, terutama setelah pembentukan Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui merger tiga bank syariah pada tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana rasio capital adequacy (CAR), return on assets (ROA), dan non-performing financing (NPF) berdampak pada tingkat kesehatan perusahaan pada BSI selama periode 2021–2023. Metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan bank. Metode kuantitatif deskriptif digunakan. Data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan triwulanan BSI selama periode penelitian. Untuk mengevaluasi dampak simultan dan parsial dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, yaitu tingkat kesehatan bank, analisis regresi linier berganda digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,2078 (> 0,05), variabel kecukupan modal (CAR) tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap tingkat kesehatan perusahaan. Ini menunjukkan bahwa, meskipun CAR merupakan ukuran penting untuk ketahanan modal, keberadaan modal yang cukup tidak selalu menunjukkan peningkatan tingkat kesehatan bank secara langsung dalam konteks BSI. Sebaliknya, dengan nilai signifikansi 0,0022 (< 0,05), Return on Assets (ROA) menunjukkan pengaruh yang signifikan, menunjukkan bahwa efisiensi pengelolaan aset bank berdampak langsung pada kesehatan perusahaan. Selain itu, pembiayaan yang tidak memenuhi syarat (NPF) memiliki efek signifikan dengan nilai signifikansi 0,0006 (< 0,05), menunjukkan bahwa peningkatan NPF menunjukkan penurunan kualitas pembiayaan dan mungkin mengancam stabilitas bank. Hasilnya menunjukkan bahwa meningkatkan kinerja profitabilitas dan manajemen risiko pembiayaan adalah komponen penting dalam menjaga kesehatan perusahaan perbankan syariah. Oleh karena itu, untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan organisasi, BSI harus lebih berkonsentrasi pada strategi pengelolaan asset dan mitigasi risiko pembiayaan

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jiic

Publisher

Subject

Religion Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan ...