Perkuliahan daring telah menjadi bagian integral dari sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, transisi ini membawa tantangan baru bagi mahasiswa, termasuk peningkatan stres akademik yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres akademik dan kesehatan mental pada mahasiswa yang mengikuti perkuliahan daring. Menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa dari berbagai program studi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif antara tingkat stres akademik dan kesehatan mental mahasiswa. Temuan ini menekankan pentingnya strategi manajemen stres dan dukungan institusional dalam mendukung kesejahteraan mental mahasiswa dalam lingkungan pembelajaran daring.
Copyrights © 2025