Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap kondisi emosional remaja di Kampung Andamui. Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja dan dapat memengaruhi berbagai aspek psikologis, termasuk emosi. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 100 remaja berusia 14-17 tahun di Kampung Andamui. Hasil penelitian menunjukan bahwa frekuensi dan jenis penggunaan media sosial memiliki hubungan yang signifikan terhadap perubahan emosional, seperti kecemasan, perasaan rendah diri, dan fluktuansi suasana hati. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam membentuk kondisi emosional remaja, baik secara positif maupun negatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kondisi emosional remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang kompleks terhadap terhadap emosi remaja di Kampung Andamui.
Copyrights © 2025