Kejahatan jalanan (street crime) merupakan bentuk kriminalitas yang sering terjadi di wilayah urban seperti Jakarta, yang mencakup tindakan pencopetan, penjambretan, perampokan, dan kekerasan di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kejahatan jalanan di Jakarta melalui pendekatan kriminologi, khususnya teori anomi, teori pilihan rasional, dan kriminologi kritis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui studi literatur, analisis laporan media, serta wawancara dengan masyarakat dan aparat penegak hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong kejahatan jalanan antara lain adalah kemiskinan, pengangguran, urbanisasi tidak terkendali, dan lemahnya kontrol sosial di masyarakat. Sementara itu, pendekatan penanggulangan yang dominan masih bersifat represif dan belum sepenuhnya menyentuh akar struktural permasalahan. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi penanggulangan kejahatan jalanan perlu melibatkan pemberdayaan komunitas, kebijakan sosial yang inklusif, serta sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat. Penerapan pendekatan kriminologis yang komprehensif menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan keamanan publik yang berkelanjutan dan berkeadilan di wilayah perkotaan seperti Jakarta.
Copyrights © 2025