Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi stres akademik yang dialami mahasiswa Administrasi Pendidikan, dampaknya terhadap kesehatan mental, serta strategi adaptasi yang digunakan. Dengan pendekatan studi kasus, wawancara mendalam dilakukan terhadap mahasiswa dengan variasi keterlibatan organisasi dan beban akademik. Hasil menunjukkan bahwa stres akademik muncul dalam bentuk beban tugas, tenggat waktu ketat, dan sistem evaluasi yang tidak jelas, berdampak negatif terhadap kesejahteraan mental. Respons mahasiswa beragam, mulai dari gangguan tidur hingga kemampuan adaptif melalui dukungan sosial. Mahasiswa menerapkan strategi koping berfokus pada masalah maupun emosi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan layanan kesehatan mental dan pelatihan keterampilan koping oleh institusi.
Copyrights © 2025