Arus globalisasi yang semakin kuat dapat memengaruhi pola konsumsi masyarakat Indonesia, terutama di kalangan mahasiswa. Produk luar negeri mudah ditemukan di pasar domestik dan sering kali berhasil mengalihkan perhatian generasi muda dari produk-produk lokal. Pada dasarnya konsumsi produk lokal merupakan wujud nyata dukungan terhadap perekonomian nasional dan pelestarian budaya bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 34 orang sebagai responden. Pengumpulan data disusun dalam bentuk pertanyaan tertutup dengan menggunakan Skala Likert 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki kesadaran nasionalisme yang tercermin dalam pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi produk lokal. Faktor pendorong konsumsi produk lokal meliputi kualitas, harga, dan aksesibilitasnya, sedangkan penghambat utamanya adalah kurangnya informasi dan lemahnya citra merek lokal. Meskipun mahasiswa memahami konsumsi produk lokal sebagai wujud cinta tanah air, hal tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Copyrights © 2025