Penelitian ini berjudul “Eine Semiotische Analyse der Tradition Mbesur-Mbesuri im Karo-Stamm”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna tanda dan simbol dalam tradisi mbesur-mbesuri berdasarkan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan tokoh adat serta partisipan yang terlibat dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh simbol utama dalam tradisi mbesur-mbesuri yang mengandung makna filosofis dan sosial yang mendalam bagi masyarakat Karo, seperti simbol daun sirih, kain putih, air, dan sebagainya. Simbol-simbol ini dianalisis melalui pendekatan triadik Peirce: representamen, objek, dan interpretan. Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa tradisi mbesur-mbesuri tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga sarat makna identitas, nilai, dan struktur sosial dalam budaya Karo.
Copyrights © 2025