Hasil evaluasi belajar IPA yang rendah pada ranah kognitif peserta didik kelas VI A SDN 03 Klegen disebabkan oleh kurang menariknya proses pembelajaran sehingga peserta didik kurang termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran yang digunakan kurang inovatif dan interaktif. Penelitian ini dilakukan bukan tanpa tujuan. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan berbantu Media Diorama merupakan solusi yang dipilih peneliti untuk masalah pembelajaran ini. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahapan diantaranya : perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan terhadap peserta didik kelas VI A SDN 03 Klegen memberikan hasil yang signifikan terhadap peningkatan evaluasi belajar IPA pada ranah kognitif. Terbukti pada tahap pra siklus, terlihat bahwa nilai rata-rata evaluasi belajar IPA ranah kognitif berada pada kategori rendah yaitu 54,85 dengan persentase klasikalnya 29,63%, menunjukkan bahwa terdapat masalah dalam proses pembelajaran yang perlu diselesaikan. Namun, dengan menerapkan model pembelajaran PBL dengan Media Diorama, terlihat peningkatan yang cukup signifikan. Pada siklus 1, terjadi peningkatan yang cukup besar, dengan memperoleh nilai rata-rata 77,78 dan ketuntasan belajar klasikalnya sebesar 77,78% berada pada kategori tinggi. Begitu juga pada siklus 2 terjadi peningkatan lebih lanjut, dengan nilai rata-rata 80,92 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 88,89% berada pada kategori sangat tinggi. Melalui hasil peningkatan evaluasi belajar IPA ranah kognitif dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan berbantu Media Diorama berhasil dilaksanakan.
Copyrights © 2024