Tari Ratu Sanghyang Dedari Tunjung Biru di Banjar Pujung Kaja, Tegallalang, Gianyar, merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai sakral dan artistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan aspek-aspek penting dari Tari Ratu Sanghyang Dedari Tunjung Biru di Banjar Pujung Kaja, Tegallalang, Gianyar. Tarian ini merupakan perwujudan magis dari Ratu Sanghyang Dedari yang memberikan anugerah dan kesejahteraan kepada masyarakat Desa Adat Talepud, Banjar Pujung Kaja, Tegallalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fokus penelitian terletak pada aspek bentuk, fungsi, dan upaya masyarakat dalam melestarikan tarian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Ratu Sanghyang Dedari Tunjung Biru adalah tarian sakral yang diwarisi turun-temurun. Prosesi tarian ini memiliki struktur yang terdiri dari nusdus, masolah, dan munggah. Tapakan Tari Ratu Sanghyang Dedari Tunjung Biru, yang merupakan penari utama, menjalani proses pemilihan dan ritual penyucian sebelum pertunjukan. Struktur tarian ini mencerminkan kesatuan harmonis disetiap elemen pertunjukannya. Tata rias dan busana tarian ini juga memiliki nilai simbolik yang mendalam Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang keberadaan dan pentingnya melestarikan Tari Ratu Sanghyang Dedari Tunjung Biru sebagai bagian dari warisan budaya Bali.. Dengan demikian, dokumentasi hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan menjadi tambahan literatur yang bermanfaat bagi akademisi dan masyarakat dalam menjaga dan menghargai keberagaman seni dan budaya di Indonesia, khususnya di Banjar Pujung Kaja, Tegallalang, Gianyar.
Copyrights © 2024