Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kepraktisan modul ajar kurikulum merdeka pada mata pelajaran matematika berbasis kearifan lokal budaya Sasak untuk siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Guru masih merasa kesulitan dalam menyusun modul terbuka. Dalam hal ini peneliti mengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal yang materinya terkait dengan budaya Maulid Adat Bayan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media, dan angket respon guru. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) menggunakan model penelitian ADDIE ( Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation ). Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian berdasarkan penilaian validator materi mendapat skor 74 dengan persentase kelayakan 74% memenuhi kategori layak, berdasarkan penilaian validator media mendapat skor 78 dengan persentase 78% memenuhi kategori layak. Hasil respon guru terhadap modul ajar menempati kategori sangat praktis dengan skor rata-rata 84. Oleh karena itu, Modul ajar pada mata pelajaran amtemtika berbasis kearifan lokal budaya Sasak layak dan sangat praktis untuk digunakan oleh guru sebagai pedoman dalam mengajar di dalam kelas.
Copyrights © 2024