Guru bimbingan dan konseling yang belatar belakang pendidikan non-BK di Kota dan Kabupaten Bogor pada jenjang SMP/sederajat mengalami beberapa kendala dalam melaksanakan manajemen layanan bimbingan dan konseling. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi guru bimbingan dan konseling berlatar belakang non-BK pada manajemen layanan bimbingan dan konseling. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan instrumen kuesioner untuk mendapatkan data persepsi guru bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan dan konseling berlatar belakang non-BK mengalami beberapa hambatan dalam melaksanakan manajemen layanan bimbingan dan konseling. Hambatan yang dihadapi guru bimbingan dan konseling adalah kurangnya pemahaman mengenai cara pengorganisasian dan penilaian, misalnya membuat laporan kegiatan bimbingan dan konseling, serta belum mampu beradaptasi dengan perubahan kurikulum.
Copyrights © 2024