Tari Mina Lodra, karya Ibu Endang Supadmi dari SMA 1 Tegal, muncul sebagai simbol kebanggaan bagi warga Kota Tegal. Berawal dari upaya penciptaan tari yang mencerminkan identitas lokal, tarian ini menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya daerah. Dipengaruhi oleh kehidupan para nelayan, Mina Lodra mempersembahkan gambaran syukur akan kelimpahan laut, menggambarkan aktivitas sehari-hari seperti memancing dan menjala. Tantangan yang dihadapi dalam memperkenalkan Tari Mina Lodra kepada siswa laki-laki di era modern ini adalah kecenderungan mereka untuk malas bergerak, menganggap tari lebih cocok dipelajari siswa perempuan saja, siswa lebih menyukai tarian barat atau K-pop dibandingkan tarian tradisional. Pengajaran Tari Mina Lodra di sekolah-sekolah menjadi salah satu upaya penting untuk menumbuhkan kecintaan dan melestarikan budaya nasional. Melalui gerakan-gerakan yang khas, tarian ini menjadi penyemangat dan hiburan bagi masyarakat setempat. Penerimaan resmi oleh Pemerintah Kota Tegal menegaskan kedudukan Mina Lodra sebagai warisan budaya yang berharga, menandai perjalanan panjang menciptakan identitas tari yang otentik dan menginspirasi. Kata Kunci : Mina Lodra, Identitas Kota Tegal, Kearifan lokal, Bahari
Copyrights © 2024