Penelitian ini mengkaji peran dukungan sosial dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan prestasi akademik anak berkebutuhan khusus, dengan fokus pada anak tunawicara. Metode kualitatif diterapkan untuk menggali pengalaman dan interaksi anak dengan lingkungan sosialnya, termasuk keluarga, guru, dan teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional dan akademis yang diberikan oleh orang tua dan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap perkembangan motivasi dan pencapaian anak. Anak tunawicara yang mendapatkan perhatian dan dukungan positif menunjukkan peningkatan signifikan dalam prestasi, terutama dalam bidang matematika. Penelitian ini menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung, serta perlunya strategi yang adaptif untuk membantu anak berkebutuhan khusus mencapai potensi maksimal mereka. Temuan ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi pendidik dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus secara holistik.
Copyrights © 2024