Perkembangan teknologi di era revolusi industri - 4.0 hingga society - 5.0 menuntut adanya adaptasi dalam pendidikan, termasuk penguasaan coding dan kecerdasan buatan (AI) sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang integrasi pembelajaran coding dan AI di sekolah dasar, yang direncanakan masuk kurikulum Indonesia pada tahun ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan observasi sistematis terhadap jurnal, buku, dan dokumen kebijakan terkait. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran coding dan AI dapat meningkatkan kreativitas, berpikir komputasional, dan literasi teknologi siswa. Namun, terdapat hambatan yang signifikan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya sumber daya manusia untuk diawasi, resistensi terhadap perubahan, serta kesenjangan digital di wilayah terpencil. Meski demikian, integrasi ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui personalisasi pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan dan memanfaatkan peluang ini secara optimal. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan rekomendasi bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam merumuskan implementasi strategi yang efektif dan merata.
Copyrights © 2025