Materi asam dan basa merupakan konsep dasar kimia yang penting dikuasai siswa untuk memahami materi selanjutnya. Miskonsepsi pada materi ini dapat mengganggu pemahaman jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami siswa dalam mempelajari materi asam dan basa, mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi, serta merumuskan solusi untuk mencegahnya. Identifikasi miskonsepsi dilakukan dengan menggunakan instrumen tes diagnostik three-tier multiple choice. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian miskonsepsi pada siswa menunjukkan persentase rata-rata yang cukup tinggi yakni sebesar 46,21%. Diikuti dengan kategori tidak paham sebesar 29,14%, kategori menebak sebesar 19,31%, dan kategori paham dengan persentase terendah sebesar 5,34%. Dapat disimpulkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi atau salah terhadap materi asam basa. Faktor yang menjadi penyebab miskonsepsi siswa pada materi asam basa yang ditemukan peneliti yaitu terbatasnya guru kimia di sekolah tersebut, cara belajar yang kurang benar, dan metode pembelajaran yang kurang tepat.
Copyrights © 2025