Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas serta karakteristik metodologis studi eksperimental dan non-eksperimental dalam konteks Project-Based Learning (PjBL). Melalui pendekatan tinjauan sistematis, 20 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2013–2024 dikaji berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, mencakup desain penelitian, ukuran sampel, teknik analisis, serta hasil pembelajaran yang diukur. Temuan menunjukkan bahwa studi eksperimental lebih cenderung menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kontrol yang kuat terhadap variabel luar, dan seringkali menghasilkan bukti kausal yang lebih kuat terkait efektivitas PjBL. Sebaliknya, studi non-eksperimental, seperti studi deskriptif dan korelasional, memberikan wawasan kontekstual yang lebih luas namun memiliki keterbatasan dalam inferensi kausal. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa pemilihan pendekatan metodologis dalam penelitian PjBL harus disesuaikan dengan tujuan penelitian, sumber daya yang tersedia, serta konteks pendidikan yang diteliti. Studi ini memberikan rekomendasi untuk peneliti dan praktisi pendidikan dalam merancang studi PjBL yang lebih valid, reliabel, dan aplikatif.
Copyrights © 2025