Penelitian ini menguji dampak konservatisme akuntansi terhadap risiko jatuhnya harga saham dengan saham syariah yang diinterpretasikan oleh Jakarta Islamic Index (JII) sebagai variabel moderasi, dengan fokus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Penelitian ini menganalisis data dari 100 perusahaan, dengan 500 observasi menggunakan data panel. Model Common Effect Model (CEM) dipilih berdasarkan uji pemilihan model. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) konservatisme akuntansi berpengaruh signifikan negatif terhadap risiko jatuhnya harga saham, 2) saham syariah tidak berpengaruh signifikan memoderasi hubungan konservatisme akuntansi terhadap risiko jatuhnya harga saham.
Copyrights © 2025