Era digital saat ini, semua orang menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi. Namun, sering kali penggunaan nya tidak digunakan secara bijak yang menyebabkan terjadinya komentar kasar, hinaan, dan adanya pelecehan berbasis elektronik. Pelecehan bahasa inilah yang sering dilontarkan kepada perempuan yang mengancam kesehatan mental pada perempuan. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara kuesioner dan dokumentasi. Serta menggunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini berupaya mengungkap berbagai bentuk berbagai bentuk bahasa pelecehan terhadap perempuan yang sering digunakan di media sosial dan menelaah dampaknya terhadap kesehatan mental perempuan. Selain itu, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlunya media digital yang aman dan mendukung bagi semua penggunanya, khususnya terhadap perempuan.
Copyrights © 2024