Dalam menjalankan sebuah organisasi dibutuhkan sumber daya yang kompeten dan memiliki daya saing untuk menghadapi persaingan global. Berbagai cara untuk mengoptimalkan kinerja organisasi salah satunya dengan meningkatkan kinerja karyawan. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian membuktikan komitmen berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di PT PNM, sehingga hipotesis diterima. Persepsi Kepemimpinan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan di PT PNM, sehingga hipotesis diterima. Selanjutnya variabel motivasi kerja berperan sebagai variabel moderasi dalam hal ini motivasi kerja memperkuat hubungan antara komitmen terhadap kinerja karyawan. Artinya komitmen akan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan jika motivasi kerja tinggi, sehingga hipotesis diterima. Kemudian variabel motivasi kerja juga memperkuat hubungan antara persepsi kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Hal ini juga berarti persepsi kepemimpinan bisa berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan jika motivasi kerja tinggi, sehingga hipotesis diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan secara signifikan, sehingga hipotesis diterima.Kebijakan HR harus fokus pada pengembangan dan pemeliharaan komitmen karyawan melalui kebijakan yang meningkatkan keterikatan dan loyalitas, seperti pengakuan, pengembangan karir, dan keadilan organisasi.
Copyrights © 2025