PT XYZ merupakan perusahaan agroindustri yang mengolah CPO menjadi minyak goreng. Namun dalam produksi minyak, masih terdapat permasalahan dengan pemasok CPO yaitu permintaan CPO yang tidak terpenuhi, pengiriman CPO yang tertunda, kualitas CPO yang buruk serta bahan baku CPO yang cacat lambat pada proses pengembalian. Penelitian ini bertujuan untuk memilih supplier CPO yang terbaik. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan adalah dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Kriteria dalam pemilihan supplier CPO yaitu Quliaty Control, Quantity Demand, Order Fulfillment, Return dan Harga. Berdasarkan kriteria pemilihan pemasok, semua pemasok memenuhi syarat. PT. Golden Oilindo Nusantara menjadi pemasok terbaik dengan bobot 49,9%. Prioritas kedua adalah PT. Daya Semestha Agro Persada dengan bobot 20,3%. Prioritas ketiga adalah PT. Mitra Rezeki dengan bobot 14,2%. Prioritas keempat adalah PT. Citra Futura dengan bobot 9,2%. Dan prioritas kelima adalah PT. Sriwijaya Palm Oil Indonesia dengan bobot 6,3%. Maka kelima urutan tersebut adalah alternatif pemilihan pemasok CPO pada PT.XYZ.
Copyrights © 2024