Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Evaluasi Fungsi Sumber Daya Manusia, Produksi dan Operasi pada PT Dinamika Sumbar Jaya dengan Audit Manajemen Fijra, Rafiqa
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 5, No 1 (2020): Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v5i1.2918

Abstract

Salah satu kekuatan perusahaan agar dapat bertahan dalam ketatnya persaingan bisnis saat ini adalah kemampuan dalam memahami potensi kelemahan pada pengelolaan program yang dimilikinya. PT Dinamika Sumbar Jaya adalah salah satu BUMD di Sumatra Barat. Penilaian terhadap pengelolaan program dilakukan pada PT Dinamika Sumbar Jaya untuk memperoleh Opportunity For Improvement (OFI), OFI digunakan sebagai acuan dalam merumuskan rekomendasi perbaikan pada perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan tahap-tahap audit manajemen. Penilaian pengelolaan program dilakukan pada Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Manajemen Operasi. Tahap-tahap audit manajemen yang dilakukan berpedoman kepada Kertas Kerja Audit (KKA). Pada pelaksanaan audit diperoleh bukti audit, kemudian bukti audit tersebut disusun ke dalam daftar temuan audit. Selanjutnya, daftar temuan audit tersebut menjadi dasar dalam perumusan rekomendasi perbaikan pada manajemen SDM dan Operasi di PT Dinamika Sumbar Jaya. Audit manajemen yang dilakukan menghasilkan sejumlah Opportunity For Improvement (OFI) pada manajemen Sumber Daya Manusia dan Operasi. OFI tersebut disusun di dalam 5 ringkasan temuan negatif. Berdasarkan perolehan OFI dirumuskan 8 rekomendasi perbaikan.
Analisis Efektivitas Penggunaan Energi Baru Dan Terbarukan Di Provinsi Sumatera Selatan Guna Mendukung REUN 2025 Wisudawati, Nidya; Fijra, Rafiqa
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 1 (2021): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v6i1.3789

Abstract

Indonesia juga memiliki potensi sekaligus peluang dalam mengembangkan energi baru terbarukan. Indonesia memiliki enam sumber daya EBT, yakni energi surya, energi air, energi angin, arus laut, bio-energi dan panas bumi. Total potensi keenam sumber daya tersebut diperkirakan sebesar 441,7 GW dengan kapasitas terealisasi hingga saat ini baru sebesar 8,89 GW atau 2% dari potensi. Rencana Umum Energi Nasional (REUN) pemerintah telah menargetkan EBT dari 11,9% menjadi 23% hingga tahun 2025 mendatang. Begitu  juga harapan yang ditargetkan untuk Provinsi Sumatera Selatan yang telah menetapkan Master Plan untuk menuju lumbung energi nasional tahun 2006-2025. Menggunakan software LINGO 13.0, optimasi penggunaan energi telah dilakukan dan didapat bahwa Kabupaten Lahat, Kabupaten OKI dan Kabupaten OKU Timur merupakan daerah dengan potensi EBT berlebih sehingga dapat dioptimalkan dengan menyalurkannya ke Kabupaten/ Kota dengan jarak teroptimal. Potensi Energi Baru Terbarukan terbesar ada pada Kabupaten Musi Banyu Asin dengan total energi mencapai 2.715.927 MW.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk X Pada PT XYZ Menggunakan Metode DMAIC Putri, Anindita Rahmalia; Razaq, Sukri; Fijra, Rafiqa
Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 8, No 2 (2023): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/js.v8i2.6513

Abstract

Di era industri 4.0, persaingan perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggannya sangat kompetitif. Perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk yang terjamin kualitas dan harganya yang sesuai harapan pelanggan. Namun dalam praktiknya, proses produksi kerap mengalami hambatan sehingga kerusakan pada produk menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Maka dari itu, pengendalian kualitas produk diperlukan agar perusahaan dapat melakukan perbaikan untuk proses produksinya, salah satunya dengan metode Define, Measure, Control, Improve and Control (DMAIC). Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan produk X dipengaruhi oleh tiga parameter yaitu total moisture, volatile matter dan ash. Total moisture menjadi parameter dominan yang mempengaruhi tingkat kerusakan dengan persentase 53 %. Selain itu faktor penyebab dominan tingkat kerusakan dipengaruhi oleh parameter total moisture  yang berkaitan dengan lingkungan.
IMPLEMENTASI CRITICAL PATH METHOD (CPM) PADA PROYEK PERUMAHAN XYZ UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MANAJEMEN PROYEK Fijra, Rafiqa; Rahmalia Putri, Anindita; Mawasandi, Fahrurrozi; Harisnanda, Fajri
Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME) Vol. 6 No. 01 (2025): Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/justme.v6i01.105

Abstract

Usaha bidang konstruksi perumahan berkompetisi dalam hal manajemen proyek yang dilakukan, agar proyek cepat terlaksana tanpa meninggalkan standar kualitas yang ditetapkan. Proyek perumahan XYZ pada penelitian ini adalah salah satu usaha konstruksi perumahan di Palembang. Penelitian yang dilakukan adalah pada studi kasus penjadwalan pada pelaksanaan proyek perumahan XYZ. Penelitian ini dilakukan dengan Critical Path Method (CPM) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi majemen proyek, dengan cara mengetahui jaringan kerja serta lintasan kritis pada proyek, dan juga mengetahui waktu pengerjaan proyek optimal serta perkiraan biaya pada proyek. Berdasarkan implementasi Critical Path Method didapatkan suatu jaringan kerja proyek perumahan XYZ dan didapatkan bahwa 20 aktivitas adalah lintasan kritis dari 23 aktivitas secara keseluruhan, dan hanya 3 aktivitas yang tidak tergolong pada lintasan kritis. Kemudian waktu pengerjaan optimal adalah 137 hari, dengan biaya Rp. 102.750.000 , Perbandingan dilakukan dengan perencanaan tanpa menggunakan metode ini waktu pengerjaan adalah 177 hari dengan biaya Rp. 132.750.000 sehingga mengalami penghematan sebanyak 22%.
Optimasi Rute Pendistribusian Barang untuk Minimasi Jarak Tempuh dan Biaya Transportasi dengan Metode Nearest Insert: Studi Kasus di UMKM XYZ Faiz, Ahmad Noor; Putri, Anindita Rahmalia; Patradhiani, Rurry; Fijra, Rafiqa
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 2 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i2.1188

Abstract

Distribusi barang menjadi salah satu aspek penting dalam kelangsungan operasional perusahaan, termasuk pada UMKM XYZ yang bergerak di bidang pendistribusian di wilayah Palembang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rute distribusi yang belum optimal serta keterbatasan armada yang berdampak pada tingginya biaya dan jarak tempuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi rute pendistribusian guna meminimalkan jarak tempuh dan biaya transportasi menggunakan dua metode heuristik, yaitu Nearest Insert. Penelitian dilakukan dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan pengumpulan data dengan membuat matriks jarak berdasarkan Google Maps. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Nearest Insert menghasilkan total jarak tempuh sebesar 336,084 km dan biaya sebesar Rp558.526,15. Dengan demikian, metode ini digunakan sebagai usulan perbaikan rute yang lebih optimal dengan penghematan jarak sebesar 7,27% dan penghematan biaya sebesar 3,50% dari rute awal. Penggunaan metode ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya distribusi, dan mempercepat pengiriman barang ke pelanggan.
Evaluasi efektivitas mesin Hammer Mill pada proses produksi SIR 20 di PT XYZ Fijra, Rafiqa; Putri, Anindita Rahmalia; Anggraeni, Fani
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 3, No 2 (2024): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v3i2.2287

Abstract

Komoditas karet merupakan salah satu komoditas utama di Sumatera Selatan yang mempengaruhi ekonomi Sumatera Selatan. PT.XYZ adalah perusahaan yang memproduksi karet remah SIR 20 dengan standar mutu yang harus dipenuhi. Terjadinya persaingan dan perkembangan teknologi mengharuskan perusahaan melakukan peningkatan efektivitas manufaktur. Salah satu usaha untuk mencapainya dilakukan evaluasi efektivitas pada mesin hammer mill di PT.XYZ. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan mengukur nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang terdiri dari tiga elemen efektivitas yaitu availability, performance efficiency dan quality rate. Berdasarkan perhitungan OEE dalam bulan Juni hingga Agustus dengan hasil yang berfluktuasi, nilai terendah terjadi pada bulan Juni dengan nilai 42,52% dan nilai tertinggi pada bulan Mei dengan nilai 94,21%. Nilai rata-rata Overall Equipment Effectiveness (OEE) adalah 61,48% dari nilai standar OEE adalah 85% maka perusahaan tersebut belum memenuhi standar namun perusahaan dikatakan baik. Penyebab nilai OEE rendah dapat terlihat jatuhnya nilai OEE pada bulan Juni dan Juli disebabkan oleh nilai performance ratio yang juga tidak mencapai 50%. Berdasarkan analisis dengan fishbone diagram terdapat permasalahan utama yaitu kurangnya bahan baku yang diproses yang menyebabkan performance rate rendah. Sehingga analisis lain yang diperoleh agar tidak terdapat kesia-sia an kapasitas yaitu penggunaan dua mesin hammer mill dengan spesifikasi yang lebih rendah. Hal ini dapat dilakukan agar nilai OEE mesin hammer mill meningkat dan dapat menaikkan standar menjadi kelas yang lebih tinggi di kelas industri nasional.    
Pendekatan Lean dalam Waste Assessment Model untuk Efektivitas Manajemen Rantai Pasok di Gudang Perusahaan Putri, Anindita Rahmalia; Fijra, Rafiqa; Danu, Muhammad; Juniarto, Tuwandi
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9 No 2 (2024): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v9i2.293

Abstract

Tingkat efisiensi rantai pasok industri sangat dipengaruhi oleh kelancaran aliran proses produksi. Proses produksi yang efisien dapat meningkatkan efektivitas rantai pasok secara keseluruhan. Namun, efisiensi dan efektivitas rantai pasok tidak hanya bergantung pada operasional internal produksi, tetapi juga memerlukan dukungan dari sistem lain, seperti pergudangan. Gudang memiliki peran krusial dalam memenuhi permintaan konsumen, terutama dalam situasi yang dinamis, yang berpengaruh langsung terhadap efektivitas rantai pasok. Oleh karena itu, implementasi gudang lean menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran aliran produksi dan meningkatkan efektivitas rantai pasok. Lean warehouse dicapai dengan meminimalkan atau menghilangkan pemborosan dalam proses pergudangan, yang berdampak langsung pada distribusi dan respons cepat terhadap permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis waste dalam aktivitas pergudangan serta mengusulkan perbaikan menuju konsep lean warehouse. Metode Waste Assessment Model (WAM) digunakan untuk mendeteksi dan menganalisis pemborosan. Hasilnya menunjukkan bahwa unnecessary motion adalah jenis waste tertinggi di pergudangan perusahaan ini. Temuan ini memberi wawasan penting bagi industri dan akademik, terutama dalam implementasi lean warehouse, serta berpotensi menjadi referensi bagi studi lanjutan dalam manajemen rantai pasok dan pergudangan.
Analisis Pemilihan Supplier CPO (Crude Palm Oil Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus Pada PT. XYZ – Banyuasin) Fijra, Rafiqa; Rosyidah, Masayu; Wisudawati, Nidya; Alifido, Ahmad Ilham
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 9 No 2 (2024): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v9i2.317

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan agroindustri yang mengolah CPO menjadi minyak goreng. Namun dalam produksi minyak, masih terdapat permasalahan dengan pemasok CPO yaitu permintaan CPO yang tidak terpenuhi, pengiriman CPO yang tertunda, kualitas CPO yang buruk serta bahan baku CPO yang cacat lambat pada proses pengembalian. Penelitian ini bertujuan untuk memilih supplier CPO yang terbaik. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan adalah dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Kriteria dalam pemilihan supplier CPO yaitu Quliaty Control, Quantity Demand, Order Fulfillment, Return dan Harga. Berdasarkan kriteria pemilihan pemasok, semua pemasok memenuhi syarat. PT. Golden Oilindo Nusantara menjadi pemasok terbaik dengan bobot 49,9%. Prioritas kedua adalah PT. Daya Semestha Agro Persada dengan bobot 20,3%. Prioritas ketiga adalah PT. Mitra Rezeki dengan bobot 14,2%. Prioritas keempat adalah PT. Citra Futura dengan bobot 9,2%. Dan prioritas kelima adalah PT. Sriwijaya Palm Oil Indonesia dengan bobot 6,3%. Maka kelima urutan tersebut adalah alternatif pemilihan pemasok CPO pada PT.XYZ.
Desain Eksperimen Taguchi pada Proses Produksi Roster dengan Penambahan Abu Sekam Padi: Analisis Kualitas Produk dan Efisiensi Biaya Produksi Wisudawati, Nidya; Minallah, Fadlan; Putri, Anindita Rahmalia; Patradhiani, Rurry; Fijra, Rafiqa
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 1 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i1.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu produk roster serta menekan biaya produksi melalui pemanfaatan abu sekam padi yang masih kurang dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku alternatif. Peningkatan mutu dilakukan dengan menggunakan desain eksperimen Taguchi untuk mendapatkan kombinasi komposisi yang optimal. Notasi orthogonal array yang digunakan adalah L9 serta pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan ANOVA terhadap nilai rata-rata dan SNR dengan klasifikasi larger the better. Komposisi optimum yang diperoleh yaitu 20% abu sekam padi, 40% semen, 30% pasir, dan 10% air, yang menghasilkan kuat tekan sebesar 22,67 kg/cm². Nilai ini menunjukkan peningkatan sebesar 9,92 kg/cm² dibandingkan dengan komposisi tanpa abu sekam padi (40% semen, 55% pasir, 5% air) yang hanya menghasilkan kuat tekan 12,75 kg/cm². Selain peningkatan kualitas, penggunaan abu sekam padi juga mampu menurunkan biaya produksi hingga 28,35%, mengingat harga abu sekam padi lebih ekonomis dibandingkan dengan semen. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam pemanfaatan limbah sekam padi sebagai solusi efisien dan berkelanjutan dalam proses produksi material bangunan.
Identifikasi Waste pada Proses Produksi UKM Kain Jumputan dengan Pendekatan Value Stream Mapping dan Failure Mode and Effect Analysis Rosyidah, Masayu; Fijra, Rafiqa; Wahyudi, Bayu; Agustino, Salindra
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 1 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i1.624

Abstract

UKM Kain Jumputan sebagai pengrajin tie-dye menghadapi berbagai bentuk pemborosan dalam proses produksinya, seperti waktu tunggu, pergerakan yang tidak efisien, dan produk cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis pemborosan dalam proses produksi menggunakan pendekatan Value Stream Mapping (VSM) dan menganalisis penyebab kegagalan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi kedua metode tersebut dalam konteks industri kain tradisional skala kecil, serta penggunaan Waste Relationship Matrix (WRM) untuk memetakan keterkaitan antar waste secara kuantitatif. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa dari total waktu proses 3961 menit, hanya 3484 menit (88%) yang merupakan aktivitas bernilai tambah. Pemborosan terbesar terdapat pada kategori defect (19%), motion (17%), serta inventory dan waiting (masing-masing 15%). Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan integrasi VSM-FMEA dapat dijadikan alat strategis dalam mengindentifikasi dan memitigasi pemborosan secara menyeluruh pada sektor UKM kerajinan tradisional. Temuan ini relevan dengan tren global lean manufacturing dan mempunyai potensi untuk diaplikasikan pada berbagai industri serupa untuk mendorong efisiensi operasional.