Mengantisipasi permintaan di masa mendatang merupakan tindakan awal yang dilakukan organisasi untuk merancang strategi produksi dan manajemen inventaris. Bearing berfungsi sebagai bahan baku utama dalam proses produksi PT XYZ, dan ketidaktersediaannya dapat mengganggu operasi secara signifikan. Oleh karena itu, peramalan sangat penting untuk memperkirakan kebutuhan di masa mendatang secara akurat. Analisis ini menggabungkan metode peramalan seperti Moving Average (MA) dan Single Exponential Smoothing (SES). Metrik kesalahan yang digunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), serta Mean Absolute Percentage Error (MAPE) serta validasi menggunakan teknik Moving Range. Berdasarkan pengumpulan data, analisis, dan evaluasi, metode Single Exponential Smoothing (SES) menghasilkan metrik kesalahan terkecil, dengan MAD bernilai 1.130,71, MSE bernilai 1.768.881,21, dan MAPE bernilai 23,86%. Perhitungan Moving Range (MR) pada angka 1.311,22, dengan Upper Control Limit (UCL) bernilai 3.487,84 dan Lower Control Limit (LCL) bernilai -3.487,84. Produksi yang diramalkan untuk periode berikutnya adalah 6.607 unit, yang mana penggunaan metode ini dapat dipergunakan dalam memperkirakan kebutuhan bearing di masa mendatang.
Copyrights © 2025