Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Morbiditas dan mortalitas akibat preeklamsia terjadi 5% sampai 7% dari semua kehamilan dan bertanggung jawab atas lebih dari 70.000 kematian ibu dan 500.000 janin kematian di seluruh dunia setiap tahun. Deteksi dini yang kurang baik di layanan kesehatan primer merupakan salah satu faktor tingginya angka kematian ibu akibat preeklamsia. Bidan dan kader merupakan lini terdepan dalam memberikan layanan kesehatan kepada ibu hamil, sehingga mereka memiliki peran yang besar dalam penanganan awal. Hal ini menunjukkan pentingnya pengetahuan seorang bidan dan kader untuk mengenali preeklamsia dengan harapan mampu menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat preeklamsia. Tujuan kegiatan penyuluhan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam hal deteksi dini preeklamsia. Evaluasi tingkat pengetahuan bidan dan kader dilakukan dengan tahapan berupa pretest, penyampaian materi, sesi tanya jawab dan diskusi kemudian diakhiri dengan posttest. Penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan tentang deteksi dini preeklamsia sebelum diberikan penyuluhan adalah 4.96 dan meningkat signifikan menjadi 8.03 setelah mengikuti penyuluhan (p<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan bidan dan kader terhadap deteksi dini preeklamsia.
Copyrights © 2023