AL-JAZARI JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Volume 10, Issue 1, Mei 2025

Analisis Sifat Mekanik Sambungan Las Smaw Pada Rangka Motor Gl Max Neotech Dengan Variasi Kuat Arus Dan Jenis Elektroda Melalui Pendinginan Cepat Menggunakan Media Oli

Kaka Denawa Martha Yoga (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
Muhammad Rizal Febriansyah (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)
Moh. Nor Ali Aziz (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)



Article Info

Publish Date
29 May 2025

Abstract

Kenyamanan saat berkendara sangat penting. Rangka atau chasis sepeda motor berfungsi untuk menghubungkan bagian motor dengan mesin. Selain itu, rangka dan chasis berfungsi untuk mengurangi getaran. Menurut Labertus (2007), dalam penelitian tentang sifat mekanis dan fisis material rangka dan chasis sepeda motor, baja ringan adalah pilihan terbaik. Proses pengelasan sangat penting dalam pembuatan rangka dan chassis. Pengelasan arus metal terlindung (SMAW) dapat digunakan untuk pengelasan baja ringan. Namun, panas pengelasan yang tidak merata yang dihasilkan oleh proses ini tidak menghilangkan kemungkinan tegangan sisa dan perubahan sifat mekanik pada bagian tertentu. Dalam penelitian tentang analisis kekerasan dan pengujian tarik terhadap pengelasan baja SS400 berkualitas tinggi menggunakan variasi arus listrik las SMAW (Shielded), untuk hasil terbaik variasi arus pengelasan logam SS400 dengan arus listrik 60A, 80A,100A dan jenis kawat las NK68,RD260 dan RD460 dengan media pendingin oli. Dari pengujian yang telah kami lakukan nilai kekerasan tetinggi diperoleh pada daerah HAZ dengan ampere 80A menggunakan elektroda RD260 dengan nilai 52,7 HRC dan nilai kekerasan tertinggi pada daerah logam las diperoleh dengan ampere 80A menggunakan elektroda RD260 dengan nilai 53,2 HRC sedangkan tidak menutup kemungkinan hasil dari pengelasan menggunakan ampere 60A mendapatkan nilai kekerasan yang rendah. Dari pengujian kekerasan dapat disimpulkan bahwa semakin besar arus ampere yang digunakan maka nilai kekerasan pada daerah HAZ semakin turun. Dari hasil analisis pengujian tarik didapatkan tegangan maximum diperoleh dengan menggunakan elektroda jenis RD260 dan RD460 dengan ampere 100A menunjukan tegangan maximum sebesar 15,7kg dan regangan maximum diperoleh menggunakan elektroda jenis RD460 dengan ampere 100A. Hasil dari data pengujian tarik dapat disimpulkan bahwa semakin besar ampere yang digunakan pada proses pengelasan akan menghasilkan tegangan dan regangan semakin besar.Kata kunci: rangka,las SMAW,uji kakerasa ,uji tarik

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JZR

Publisher

Subject

Automotive Engineering Electrical & Electronics Engineering Engineering Mechanical Engineering

Description

Jurnal ini membuat Jurnal Ilmiah hasil-hasil penelitian Teknik Mesin, Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan Nopember dan terdaftar di LIPI dengan kode persi cetak p-ISSN 2502-4922 dan persi online e-ISSN ...