Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Tengah dengan kondisi geografis yang kompleks. Wilayah ini memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi akibat pertumbuhan penduduk dan dinamika ekonomi. Menurut catatan dari DIBI (Data dan Informasi Bencana Indonesia) yang dikelola BNPB, wilayah Banyumas memiliki kerentanan terhadap berbagai bencana alam. Bencana-bencana yang mengancam kawasan ini meliputi banjir, longsor, guncangan gempa bumi, kebakaran di area hutan, serta aktivitas vulkanik Gunung Slamet, yang berdampak signifikan pada kehidupan, ekonomi, dan psikologi masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang masih rendah terhadap bencana terbukti dengan tingginya jumlah korban, besarnya kerugian material, kerusakan lingkungan, serta kematian. Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan dalam upaya penanggulangan bencana, sehingga diperlukan langkah-langkah khusus untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang mitigasi bencana sejak dini. Pendidikan pengurangan bencana bagi anak-anak di lingkungan sekolah sangat penting, karena pendidikan merupakan salah satu sarana dalam menanamkan budaya tangguh bencana kepada anak-anak. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kesadaran dan pola pikir yang responsive terhadap bencana, serta menyebarluaskan informasi mengenai bencana dan cara-cara mitigasinya kepada lingkungan sekitar. Salah satu bentuk edukasi yang dapat dilakukan kepada anak-anak adalah kegiatan sosialisasi dan simulasi. Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar dan atusias yang tinggi dari para siswa. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 21 Januari 2025, dengan melibatkan pihak SMP Negeri 6 Purwokerto dan BPBD Kabupaten Banyumas.
Copyrights © 2025