Penelitian ini mengevaluasi pencapaian indikator mutu nasional waktu tunggu rawat jalan di RS Permata Serdang, sebuah rumah sakit swasta non-BPJS yang berfokus pada layanan anak dan kebidanan. Dengan desain studi kasus kuantitatif dan sampel 176 pasien dari empat poliklinik spesialis (April-Mei 2024), hasil menunjukkan seluruh poli memenuhi target nasional (?80% pasien dilayani <60 menit) tanpa perbedaan signifikan antar poli (p=0,160). Faktor pendukung efisiensi meliputi kedisiplinan dokter, penggunaan E-Rekam Medis, pembagian nurse station secara cluster, serta ketiadaan alur BPJS. Namun, fluktuasi jumlah pasien dan keterlambatan dokter menyebabkan ketidakkonsistenan. Penelitian merekomendasikan reevaluasi standar mutu nasional yang lebih menantang serta penguatan digitalisasi, khususnya bagi RS baru, sekaligus memberikan perspektif unik tentang optimasi layanan di RS swasta non-BPJS yang belum banyak diangkat dalam studi sebelumnya.
Copyrights © 2025