Katarak adalah penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah secara global, dengan proporsi kasus yang signifikan terjadi di negara berpenghasilan rendah akibat keterbatasan akses terhadap solusi bedah yang terjangkau. Phacoemulsifikasi telah menjadi standar emas untuk operasi katarak karena hasilnya yang superior dan efisiensinya. Namun, biaya tinggi yang terkait dengan prosedur menjadi hambatan signifikan bagi aksesibilitas, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini menganalisis tren global dalam studi terkait biaya phacoemulsifikasi, mengidentifikasi kontributor utama, mengevaluasi fokus tematik, dan menyoroti kesenjangan penelitian. Tujuannya untuk memberikan informasi strategi optimalisasi biaya dan akses yang adil terhadap operasi katarak. Pendekatan bibliometrik dan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari publikasi yang terindeks di Scopus (2018–2024) menggunakan kata kunci "phacoemulsification" dan "cost". Artikel berbahasa Inggris yang telah ditinjau sejawat dimasukkan, dan data dianalisis menggunakan alat Scopus dan VOSviewer untuk analisis tema dan tren. Penelitian ini menganalisis 208 publikasi, mengungkapkan peningkatan penelitian terkait biaya phacoemulsifikasi, dengan puncaknya pada tahun 2021 sebanyak 38 artikel. Jurnal berdampak tinggi, seperti Journal of Cataract and Refractive Surgery, mendominasi lanskap publikasi. Tema utama yang diidentifikasi meliputi efektivitas biaya, akses layanan kesehatan, dan hasil bedah, dengan kesenjangan signifikan pada strategi pengurangan biaya dan adaptasi untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas. Institusi dari negara berpenghasilan tinggi memimpin kontribusi, sementara upaya penelitian dari negara berpenghasilan menengah berfokus pada keterjangkauan dan aksesibilitas.Temuan ini menekankan perlunya penelitian terfokus pada pengurangan biaya, kolaborasi multidisiplin, dan kerangka kebijakan untuk meningkatkan aksesibilitas. Mengatasi kesenjangan ini dapat mengurangi disparitas dan mendukung Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/UHC).
Copyrights © 2025