Fraktur tibia segmental terbuka merupakan kejadian fraktur yang jarang terjadi dan memiliki angka komplikasi yang tinggi, umumnya fraktur ini disebabkan oleh kecelakaan bermotor. Prinsip penganan fraktur yaitu dengan reposisi tulang agar terjadinya penyatuan kembali. Salah satu tindakan operatif yang dapat dilakukan yaitu dengan Open Reduction Internal Fixation (ORIF). Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui manajemen perawatan pada pasien dewasa pasca ORIF open cruris tiba segmental. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan laporan kasus. Hasil diamati dari respon pasien terhadap pemberian intervensi manajemen nyeri, pencegahan infeksi, perawatan luka, dan juga pembidaian yang menunjang dalam pemulihan fraktur. Manajemen yang tepat dalam menanggulangi pasien pasca ORIF menjadi kunci dalam indikasi pemulangan pasien one day care surgery, sehingga perlu mendapatkan perlakuan yang tepat yang tak luput dari peran perawat. Perawatan pasien yang diberikan sejalan dengan prinsip operasi perawatan satu hari dan mendukung indikasi pemulangan pasien pasca operasi. Namun, intervensi tertentu khususnya dalam mobilisasi dini masih belum optimal.
Copyrights © 2024