Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Intervensi Edukasi Suportif Terhadap Kepatuhan Dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hemodialisis Di Rsup Dr. Hasan Sadikin Bandung Kafil, Raisa Farida; Ropi, Helwiyah; Rahayu, Urip
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 5 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.984 KB) | DOI: 10.2016/jkry.v5i0.286

Abstract

Hipertensi yang tidak terkontrol merupakan permasalahan umum pada pasien hemodialisis. Pengelolaan hipertensi tidak dapat tercapai apabila hanya mengandalkan tenaga kesehatan saja. Dibutuhkan partisipasi aktif dari pasien melalui tindakan pengelolaan tekanan darah yang adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi edukasi suportif terhadapkepatuhan dalam pengontrolan tekanan darah pasien hemodialisa di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan pretest and posttest design with a comparison group dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien di Instalasi Hemodialisis RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji t-berpasangan untuk mengetahui pengaruh edukasi suportif terhadap kepatuhan pasien.Terdapat perbedaan pengaruh intervensi edukasi suportif antara pretest dan posttest pada kelompok intervensi terhadap kepatuhan dalam pengontrolan tekanan darah (p=0,000).Simpulanpenelitianiniadalah edukasi suportif berpengaruh positif terhadap kepatuhan pasien dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi pada perawatan pasien hemodialisis dalam pengontrolan hipertensi di Instalasi Hemodialisa RSHS Bandung.
PENGARUH EYE MASK DAN EARPLUGS TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS TIDUR PASIEN PRAOPERASI DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSUD DR. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Robby, Asep; Chaidir, M De Is Rizal; Rahayu, Urip
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 16, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.859 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v16i1.162

Abstract

Pasien yang akan menjalani tindakan operasi perlu mendapatkan kebugaran sebelum menjalani operasi. Pemenuhan kebutuhan tidur dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis sebelum menjalani operasi. Salah satu faktor yang dapat menjadi sumber gangguan tidur pasien sedang menjalani perawatan yaitu faktor lingkungan terutama suara (noise) dan cehaya ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian eye mask dan earplugs terhadap kualitas dan kuantitas tidur pasien praoperasi di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan pendekatan pre-post test. Instrumen yang digunakan yaitu Actigraphy (Mi Band®). Pengambilan sampel menggunakan metode concecutive sampling sebanyak 45 orang yang terbagi kedalam kelompok eye mask, earplugs, dan kombinasi eye mask-earplugs dimana setiap kelompok terdiri dari 15 orang. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas tidur kelompok eye mask meningkat 95±12 menit dari sebelumnya 74±13 menit (p value 0.000), kelompok ear plugs meningkat 100±11 menit dari sebelumnya 86±13 menit (p value 0,001), dan kelompok kombinasi eye mask-earplugs meningkat 92±10 menit dari sebelumnya 85±12 menit (p value 0,038). Kuantitas tidur kelompok eye mask meningkat 387±26 menit dari sebelumnya 355±29 (p value 0.001), kelompok earplugs meningkat 389±35 menit dari sebelumnya 361±52 menit (p value 0,010), sedangkan untuk kelompok kombinasi eye mask-earplugs meningkat 368±35 menit dari sebelumnya 360±39 menit (p value 0,34). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh eye mask, earplugs, dan kombinasi eye mask-earplugs terhadap kualitas tidur pasien praoperasi, terdapat pula pengaruh eye mask, earplugs terhadap kuantitas tidur pasien praoperasi, namun tidak terdapat pengaruh kombinasi eye mask-earplugs terhadap kuantitas tidur pasien praoperasi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan menggunakan eye mask dan earplugs sebagai untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur pasien praoperasi di Ruang Rawat Inap Bedah RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya baik secara terpisah atau kombinasi sesuai keinginan pasien.
PEMENUHAN KEBUTUHAN VITAMIN DAN MINERAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA Hartati Pratiwi, Sri; Nurkarimah, Asri; Rahayu, Urip
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v14i1.272

Abstract

Renal failure patients will experience a variety of metabolic disorders included in the production process of various vitamins and minerals. Lack of vitamin and mineral intake will aggravate vitamin and mineral deficiencies so that patients can experience various musculoskeletal disorders. This condition can cause deterioration in the patient's condition so that the quality of life of the patient can decrease. This study aims to identify the fulfillment of vitamin and mineral needs in patients with chronic kidney diseases.This research used descriptive quantitative method with purposive sampling technique. The Sample in this study was 80 patients with criteria, experience full awareness (composmentis) and literacy. Data was taken using a food record, then analyzed with Nutrisurvey software. Data were analyzed using frequency distribution. The results showed that sodium intake (55%), potassium (87.5%), calcium (53.75%), and phosphorus (46.25%) in most respondents in the normal category. Vitamin D intake in most respondents (70%) is in the less category. Most respondents get enough vitamin and mineral intake except vitamin D.Health workers are expected to provide ongoing education on the importance of maintaining intake of vitamins and minerals especially vitamin D in patients with chronic kidney diseases. In addition, health workers are expected to collaborate well in meeting the vitamin and mineral needs of patients with kidney diseases.
Self Care Pada Penderita Diabetes Melitus Dengan Penyakit Penyerta Hipertensi Di Puskesmas Risgian Putra, Juli; Rahayu, Urip; Shalahuddin, Iwan
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2021): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v13i1.99

Abstract

Tingginya angka diabetes melitus dipengaruhi oleh aktivitas self care yang buruk. Aktivitas self care yang buruk dapat menyebabkan penyakit penyerta lainnya pada penderita diabetes melitus, salah satunya hipertensi. Masalah tersebut dapat semakin mempengaruhi perawatan diri yang dilakukan dalam proses penyembuhan diabetes melitus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran self care pada penderita diabetes melitus dengan penyakit penyerta hipertensi Di Puskesmas Bayongbong Kabupaten Garut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita diabetes melitus yang memiliki penyakit penyerta hipertensi Di Puskesmas Bayongbong Kabupaten Garut yaitu berjumlah 39 orang. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuisoner Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) yang berjumlah 17 item. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis data univariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar memiliki perilaku self care kurang sebesar 70,0% dan sisanya sebesar 30,0% memiliki perilaku self care baik. Sebagian besar komponen self care diabetes melitus berada pada kategori kurang diantaranya yaitu pola makan 83,3%, perawatan kaki 76,7%, minum obat 70,0% dan monitoring tekanan darah 70,0%. Sementara itu komponen self care diabetes melitus yang memiliki kategori baik yaitu latihan fisik sebesar 66,7%. Perilaku self care yang perlu ditingkatkan adalah mengatur pola makan, perawatan kaki, minum obat secara teratur dan memonitoring tekanan darah sesuai anjuran tenaga medis. Penderita diabetes melitus dengan penyakit penyerta hipertensi diharapkan dapat meningkatkan perilaku self care dalam upaya meningkatkan status kesehatan dan kualitas hidup penderitanya.
Exercise and Physical Activity Counseling Needs among Cardiac Rehabilitation Patients Herliani, Yusshy Kurnia; Rahayu, Urip; Harun, Hasniatisari
Unnes Journal of Public Health Vol 10 No 1 (2021): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujph.v10i1.36003

Abstract

Cardiac rehabilitation (CR) has decreased in recurrent cardiac events. However, information related the needs of cardiac rehabilitation patients such as exercise and physical activities counseling are very limited. This study aims to identify the needs of cardiac rehabilitation patients such as exercise, physical activity counselling, and the relationship between them. It also applied a quantitative approach combined with a descriptive correlational method. 38 cardiac rehabilitation patients were recruited as samples and were selected using the convenience sampling technique. Data collection was performed using questionnaires filled out by the respondents (with a retrospective technique) at the end of the CR program, and the results were evaluated through descriptive correlational statistics. The results revealed that patients with CR required exercise (92.1%) and nurses' counseling for physical activities (86.9%). It also indicates that there is a statistically positive relationship between exercise and physical activities counseling among CR patients (r = 0.485, p < 0.01). Consequently, most CR patients desire nurses to take part in their exercise and physical activities. The needs of CR patients on exercise and physical activity counseling were correlated positively. Therefore, information regarding exercise and physical activity for CR patients should be provided simultaneously to complement each other.
Women Trafficking: Young Women’s Perspectives in West Java, Indonesia Widiasih, Restuning; Ermiati, Ermiati; Emaliyawati, Etika; Sutini, Titin; Setyawati, Anita; Rahayu, Urip
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2018.13.1.789

Abstract

ABSTRACTWest Java province is the most contributors of women trafficking cases in Indonesia. Women trafficking threaten women in all age group, including young women. However, little is known young women’s perspectives of women trafficking especially in West Java region. The aim of this study was to determine young women’s perspectives of the impact of trafficking, and their actions to prevent it. This was a descriptive quantitative study. This study involved 361 young women ages 15-17 who chosen using the stratified random sampling technique. Respondents filled up questionnaire. Data were analysed using distribution of frequency. The study revealed that 65% of young women perceived that trafficking had negative impact to their health, and 71 % of them were also of the view that individual prevention was necessary. However, only 30 % of them perceived the importance of social support actions to prevent women trafficking. This study conclude that young women had different perceptions about impact of trafficking and actions to prevent it.  There is a need of effective strategies to improve social support for preventing women’s trafficking. Enhancing women’s awareness, perceptions, and knowledge of human trafficking especially in West Java is also necessary.
Mathematical Literacy Reviewed from the Student's Cognitive Style in the Problem Based Learning Learning Model Assisted by the Learning Management System Rahayu, Diana Urip; Mulyono, Mulyono; Nur Cahyono, Adi
Unnes Journal of Mathematics Education Research Vol 10 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the PBL model assisted by LMS is effective in improving mathematical literacy skills, to determine the effect of mathematical literacy skills on the PBL learning model assisted by LMS in terms of students' cognitive styles, and to determine the description of mathematical literacy in terms of students' cognitive styles in the PBL-assisted learning model. LMS. This type of research is explanatory sequential mixed methods. Non-equivalent research design (Pretest-Posttest) Control Group Design. Data collection techniques using tests, questionnaires, observation, documentation, and interviews. The research was conducted in class XI SMA N 1 Semarang. The research sample is in class XI MIPA 4 and XI MIPA 5. Based on the results of the study it was found that (1) PBL Learning Model Assisted LMS Effectively Improves Mathematical Literacy. (2) The positive effect between students' cognitive style (visualizer-verbalizer) and mathematical literacy in the PBL learning model assisted LMS is 51.3%. (3) Visualizer subjects who have high literacy skills meet 6 aspects of 7 aspects of mathematical literacy indicators, visualizer subjects who have moderate mathematical literacy skills meet only 5 aspects and visualizer subjects who have low mathematical literacy skills meet 3 aspects. (4) Verbalizer subjects with high criteria in their mathematical literacy ability meet 5 aspects of 7 aspects of mathematical literacy indicators, verbalizer subjects who have moderate mathematical literacy skills meet 4, and verbalizer subjects who have low mathematical literacy skills meet only 3 aspects.
UNPLANNED READMISSION PADA PASIEN KANKER Yuriszkah, Duti; Hermayanti, Yanti; Rahayu, Urip
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 1 (2018): Edisi Januari - Juni 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jik umc.v8i1.284

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Pasien kanker sering mengalami gangguan secara fisik dan psikologis yang disebabkan perjalanan penyakit dan respon dari penatalaksanaan kanker sehingga sering menyebabkan pasien yang sudah keluar dari rumah sakit kembali lagi dirawat atau rehospitalisasi tanpa direncanakan (unplanned readmission/ UPA). Hal ini berdampak pada penambahan biaya perawatan, penundaan pasien lain yang perlu dirawat, dan LOS yang memanjang. Oleh karena itu tujuan dari penulisan adalah untuk mengidentifikasi penyebab UPA pasien kanker dari beberapa artikel. Metodologi : Systematic review ini dilakukan dengan mengumpulkan hasil publikasi ilmiah pada tahun 2010-2016 dengan penelusuran EBSCO, ProQuest, PubMed, Google Schoolar, Science Direct. Penelusuran dengan metoda boleon, full teks, pdf, medline dengan kata kunci “unplanned readmission”, “rehospitalization”and “cancer”. Selanjutnya dilakukan skrining kesesuaian judul dengan tema dan isi abstrak kemudian dibahas dan disimpulkan untuk mengetahui kualitas jurnal. Hasil dan Kesimpulan : hasil penulusuran mendapat 5 publikasi ilmiah dengan kualitas baik. Dari studi ditemukan beberapa alasan unplanned readmission pasien kanker antara lain masalah gastrointestinal, masalah respiratori, dan infeksi. Hasil ini menunjukkan masih seringnya kejadian UPA yang berdampak pada penambahan biaya perawatan, penundaan pasien lain yang perlu dirawat, dan LOS yang memanjang. Dengan diketahuinya latar belakang UPA pasien kanker, dapat diidentifikasi pasien dengan risiko tinggi sehingga dapat dibuat manajemen penatalaksanaan pasien kanker yang efektif sebelum pulang dari rumah sakit. Keyword : unplanned readmission, rehospitalization, and cancer
Pemberdayaan Orang Hidup dengan HIV melalui Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kerajinan Tangan Kusman Ibrahim; Ermiati Ermiati; Urip Rahayu; Laili Rahayuwati; Maria Komariah
Media Karya Kesehatan Vol 3, No 2 (2020): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v3i2.28619

Abstract

Orang hidup dengan HIV (ODHIV) tidak jarang menghadapi stigma dan diskriminasi dari keluarga, masyarakat, bahkan tenaga kesehatan yang menyebabkan mereka terkendala mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan, pekerjaan, dan fasilitas sosial kemasyarakatan lainnya. Hal ini menyebabkan ODHIV tidak berdaya dan masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya jadi sulit untuk diatasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan ODHIV melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan hidup agar bisa menjalani hidup sehat, produktif, dan berkualitas.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan partisipatif dan pendampingan. Khalayak sasaran yaitu para ODHIV, pendamping, dan aktivis LSM di bawah pembinaan KPA Sumedang dan Puskesmas Situ sejumlah 17 orang. Hasil terdapat peningkatan persentase kategori pengetahuan tinggi (11,7% ke 88,3%) dan rerata pengetahuan (73,53 ke 82,94) secara bermakna (p < 0.05).  Peserta menunjukkan antusiasme dan mampu mendemonstrasikan pembuatan kerajinan tangan tas dari bahan bekas bungkus kipi. Peserta menunjukkan antusiasme dan mampu mendemonstrasikan pembuatan kerajinan tangan tas dari bahan bekas bungkus kipi. Kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan mengintegrasikan gerakan berbasis masyarakat dan budaya yang sudah ada seperti “rampak polah”, dan dimasukan ke salah satu program pemberdayaan masyarakat dibawah koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi setempat. Kata kunci : Keterampilan, ODHIV, pemberdayaan, pengetahuan.
Pemberian Asuhan Keperawatan secara Holistik pada Pasien Post Operasi Kanker Payudara Mawar Eka Putri; Urip Rahayu
Media Karya Kesehatan Vol 2, No 2 (2019): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.697 KB) | DOI: 10.24198/mkk.v2i2.22761

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang ditakuti menyerang pada perempuan dan dapat mengakibatkan kematian yang paling besar bagi perempuan di usia 18 sampai 54 tahun, pada perempuan yang berusia 45 tahun memiliki resiko terjangkit kanker payudara 25 % lebih tinggi dibandingkan perempuan yang lebih tua. Kanker payudara dapat menyebabkan pengaruh pada beberapa dimensi yang mengalami oleh pasien yaitu dimensi fisik seperti gangguan tidur, nyeri, merasa tidak berdaya, kelelahan dan mobilitas yang terganggu. Pengobatan kanker payudara memerlukan beberapa terapi dalam pelaksanaannya, seperti lumpektomi, masektomi, radiasi, terapi hormon, dan kemoterapi. Pasien kanker payudara memerlukan asuhan keperawatan yang holitik (menyeluruh), sehingga kebutuhan pasien dapat terpenuhi. Tujuan pemberian asuhan keperawatan ini agar memahami etilogi, manisfestasi klinik, faktor resiko pasien kanker payudara, lebih memahami asuhan keperawatan pasien kanker payudara, dan mengidentifikasi evidence based terkait kondisi pasien kanker payudara. Metode pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan dengan dilakukannya tahapan pertama proses pemeberian asuhan keperawatan yaitu pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan, intervensi dan evaluasi pasien kanker payudara di Rumah Sakit Garut. Didapatkan 3 masalah keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut, hambatan mobilitas fisik, dan kurangnya pengetahuan pasien terkait masalah kesehatan yang dialami pada pasien saat ini. Setelah dilakukan pemberian asuhan keperawatan permasalahan pasien teratasi. Tindakan asuhan keperawatan berdasarkan evidence based yaitu dengan pemberian terapi yoga dan aromaterapi mawar sebagai intervensi nyeri, dan kelelahan pada kanker juga aman, efektif dan bermanfaat dalam mengurangi intensitas nyeri, kelelahan, berkurang rasa sakitnya, mual dan kecemasan dan melaporkan peningkatan kualitas hidup. Kata kunci: Asuhan keperawatan, holistik, kanker payudara, post operasi
Co-Authors Abdul Rahman Adi Nur Cahyono Aditya, Bambang Afrilia, Ghea Ali Shodiqin Amalia, Sabrina Nur Amelia Hayati Anita Setyawati Arhustia, Hesti Dina Arifin, Hidayat Asep Robby Asep Robby, Asep Asri Nurkarimah Atlastieka Praptiwi Aulia, Syifa Nurul Ayuningsih, Risna Azwadina, Aliffa Bambang Aditya Nugraha Cahyani, Eka Maulidya Cahyo Nugroho, Cahyo Cecep Eli Kosasih Chandra Isabella Hostanida Purba Cindy Puspita Sari David Firmansyah Dedi Kurnia Dendy Kharisna Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Etika Emaliyawati Fazriyyah, Yuni Fuji Frana Andrianur Gumelar, Heru Gugum Harun, Hasniatisari Hasniatisari Harun Helwiyah Ropi Helwiyah Ropi Heri Budiawan Hesti Platini Hikmat, Rohman Inriyana, Ria islami, asmi dinul Iwan Shalahuddin Kafil, Raisa Farida Khairunnisa, Chandra Kirana Kosasih, Cecp E. Kurniawan Yudianto Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Leni Handayani M De Is Rizal Chaidir M De Is Rizal Chaidir, M De Is Rizal Manumara, Theophylia Melisa Margianti, Dina Maria komariah Mawar Eka Putri Merdekawati, Rahayu Muhtarom Mulyana, Aep Maulid Mulyono Mulyono Mustari Aji, Nandang Nauli, Yolanda Erica Nur Oktavia Hidayati Nuraeni, Fauziah Nurkarimah, Asri Nurohmah, Indah Syaidah Putri, Mawar Eka Putri, Nabila Aulia Ramdhani, Muhammad Zaky Restuning Widiasih Risgian Putra, Juli Riskyani, Umy Rizal Chaidir, Rizal Rusmana, Hera Prafitri Safitri, Dewin Sally Syamima Sandra Pebrianti Sarjono, Kalih Septiany, Maulidya Seviya Gani Maisyaroh Siti Noor Sya'fa Siti Nurjanah Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Siti Yuyun Rahayu Fitri Sri Hartati Pratiwi Titin Sutini Tuti Pahria Usnadi, Udi Wadhanti, Dewa Ayu Puspa Yanti Hermayanti Yasmine, Hanna Alya Yulianita, Henny Yuriszkah, Duti Yusshy Kurnia Herliani Yusshy Kurnia Herliani, Yusshy Kurnia Zahra Siti Hanifah