Latar Belakang: Bantuan Hidup Dasar selamatkan nyawa henti jantung/napas. Henti jantung darurat sering terjadi di Indonesia sebanyak ratusan ribu per tahun. Semua orang perlu edukasi Bantuan Hidup Dasar untuk minimalkan akibatnya yang dibutuhkan untuk setiap orang untuk mengurangi efek negatif atau keparahan gejala sisa pasien henti jantung. Tujuan penelitian edukasi bantuan hidup dasar efektif dalam upaya meningkatkan pengetahuan Bantuan Hidup Dasar.Metode: Quasy experiment yang dilaksanakan pada bulan April hingga Mei 2024. Sampel penelitian ini sebanyak 42 relawan mahasiswa Unviersitas Duta Bangsa Surakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan, dan analisa data menggunakan uji Wilcoxon pada SPSS 24.0.Hasil: Terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan relawan mahasiswa menganai bantuan hidup dasar dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p< 0,05). Tigkat pengetahuan relawan mahasiswa sebelum diberikan edukasi pada tingkat pengetahuan baik 12 (28,57%), cukup 23 (54,76%), dan kurang 7 (16,67%). Tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi pada tingkat pengetahuan baik 20 (47,62%), cukup 22 (52,38%), dan sudah tidak ada responden pada tingkat pengetahuan kurang.Kesimpulan: Edukasi dapat meningkatan pengetahuan relawan mahasiswa terkait Bantuan Hidup Dasar.
Copyrights © 2025