Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik batin berupa superego dalam novel Sendiri karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Bambang mengalami konflik batin yang kuat, oleh superego dalam bentuk rasa tanggung jawab, rasa bersalah, empati, serta penerimaan terhadap kenyataan. Superego membimbing Bambang untuk tidak larut dalam kesedihan, menghargai hubungan sosial, serta bertumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa secara emosional. Dari lima belas data yang dianalisis, dapat disimpulkan bahwa peran superego sangat berpengaruh dalam membentuk perkembangan psikologis tokoh utama.
Copyrights © 2025