Culture & Society: Journal Of Anthropological Research
Vol 7 No 1 (2025): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2025)

Upaya Konservasi Tenun Songket oleh Masyarakat Nagari Pandai Sikek

Deo Antoni Pratama (Universitas Negeri Padang)
Delmira Syafrini (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2025

Abstract

Tenun songket Pandai Sikek adalah salah satu warisan budaya khas Minangkabau yang memiliki nilai sejarah, keindahan seni, dan filosofi mendalam. Tenun ini terkenal karena motifnya yang rumit dan sarat makna, seperti motif pucuak rabuang dan kaluak paku. Namun, saat ini keberadaan tenun songket Pandai Sikek mulai mendapatkan ancaman baik dari penjualan yang mulai menurun, mesin tenun songket yang berkurang, hingga kurangnya generasi muda yang menenun. Hal ini menarik untuk diteliti dikarenakan selain merupakan warisan dari leluhur masyarakat Pandai Sikek, tenun songket juga merupakan mata pencaharian masyarakat hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya konservasi tenun songket oleh masyarakat Pandai Sikek. Penelitian ini dianalisis dengan teori aksi yang dikemukakan oleh Talcott Parsons yang menjelaskan bahwa tindakan manusia muncul dari situasi eksternal dalam posisinya sebagai objek. Sebagai objek manusia bertindak untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Dalam bertindak manusia menggunakan cara, teknik, prosedur, metode serta perangkat yang diperkirakan cocok untuk mencapai tujuan tersebut. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus intrinsik. Teknik pemilihan informan dilakukan purposive sampling dengan jumlah informan 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk mendapatkan kredibilitas dari data agar valid dilakukan triangulasi data. Teknik analisis data dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai upaya konservasi yang dilakukan oleh masyarakat Pandai Sikek agar eksistensinya tenun songket Pandai Sikek tetap terjaga yaitu; 1) Pemeliharaan kualitas tenun songket Pandai Sikek, 2) Pewarisan pengetahuan menenun pada generasi muda,3) Didirikannya sanggar tenun songket Pandai Sikek 4) Pembiasaan penggunaan songket Pandai Sikek dalam berbagai acara, serta masyarakat Pandai Sikek melakukan event festival Seribu Songket sebagai upaya pengenalan songket Pandai Sikek ke dalam ajang promosi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

csjar

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences

Description

Culture & Society: Journal of Anthropological Research was published to develop and enrich scientific discussion for scholars who put interest on socio-cultural issues in Indonesia. Editors welcome theoretical or research based article submission. Author’s argument doesn’t need to be in line ...