Tujuan penulisan artikel ini untuk merancang model manajemen kepemimpinan pendidikan Kristen tentang pentingnya pra-nikah di Gereja Toraja Jemaat Shalom Pasangkalua, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan. Penulis menelusuri artikel, jurnal, buku, ensiklopedia, yang relevan dengan topik yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain manajemen kepemimpinan yang terintegrasi dengan konteks budaya dan kebutuhan spesifik jemaat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan program pra-nikah. Program ini mencakup landasan Alkitabiah pernikahan, komunikasi dan resolusi konflik, peran suami-istri, persiapan menjadi orang tua, dan menghadapi tantangan pernikahan. Pelaksanaan melibatkan calon pasangan, pendeta, konselor, keluarga, tokoh adat, dan jemaat senior sebagai mentor. Metode pelatihan meliputi konseling individual dan kelompok, diskusi interaktif, studi Alkitab, role-playing, evaluasi berkala, dan lokakarya. Desain ini diharapkan meningkatkan pemahaman dan partisipasi jemaat dalam program pra-nikah, menghasilkan keluarga-keluarga Kristen yang harmonis dan bertumbuh dalam iman. Program ini diharapkan dapat membantu calon pasangan membangun fondasi yang kuat untuk pernikahan yang bahagia dan berkelanjutan, serta memperkuat nilai-nilai Kristen.
Copyrights © 2025