Abstrak. Remaja mengalami ketidakstabilan emosi yang dapat menyebabkan perilaku maladaptif seperti agresi verbal, merokok, dan menarik diri. Kurangnya kemampuan regulasi emosi menjadi akar dari berbagai permasalahan perilaku pada remaja. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh Cognitive Behavior Therapy (CBT) berbasis kelompok dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada siswa SMP Negeri Y Mlati Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang siswa Perempuan yang memiliki masalah kesehatan mental berdasarkan hasil skrining kesehatan mental. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Metode analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Cognitive Behavior Therapy (CBT) berbasis kelompok efektif untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi menggunakan stategi cognitive reappraisal (Z= -2,533; p= 0,011; p <0,05), tetapi pada kemampuan regulasi emosi menggunakan expressive suppression tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (Z= -0,771; p= 0,441; p> 0,05) pada siswa di SMP Negeri Y Mlati Yogyakarta. Kata Kunci: regulasi emosi, cognitive behavior therapy, intervensi kelompok
Copyrights © 2025