Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor strategis terhadap ketahanan atau resiliensi bisnis pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan dalam menghadapi tantangan digitalisasi. Secara khusus, penelitian ini menganalisis lima hubungan utama, yaitu: (1) pengaruh kecerdasan buatan (AI) terhadap adaptabilitas digital; (2) pengaruh pengembangan sumber daya manusia (SDM) terhadap adaptabilitas digital; (3) pengaruh adaptabilitas digital terhadap resiliensi bisnis; (4) pengaruh AI terhadap resiliensi bisnis; serta (5) pengaruh pengembangan SDM terhadap resiliensi bisnis. Data penelitian diperoleh melalui survei terhadap pelaku UMKM yang telah mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan usahanya di wilayah Sulawesi Selatan. Teknik analisis yang digunakan adalah metode analisis jalur (path analysis), dengan proses pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan adaptasi digital UMKM. Di samping itu, pengembangan SDM terbukti secara signifikan mampu meningkatkan adaptabilitas digital. Kemampuan adaptasi digital yang baik, pada gilirannya, berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan bisnis UMKM. Selain itu, baik AI maupun pengembangan SDM juga secara langsung berdampak terhadap resiliensi bisnis yang lebih baik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa UMKM perlu mempercepat proses digitalisasi, khususnya dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI dan meningkatkan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pengembangan berkelanjutan guna membangun ketahanan bisnis yang tangguh di era digital yang kompetitif.
Copyrights © 2025