Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan terciptanya sistem keamanan yang lebih canggih, termasuk dalam mitigasi kebakaran dan kebocoran gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO). Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pendeteksi kebakaran dan gas CO berbasis IoT yang dapat mengirimkan notifikasi secara real-time melalui aplikasi Telegram. Sistem ini menggunakan sensor flame untuk mendeteksi api, sensor MQ-2 untuk mendeteksi gas CO, dan mikrokontroler ESP32 untuk pemrosesan serta pengiriman data. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan peringatan dini melalui suara buzzer dan notifikasi Telegram saat terdeteksi kondisi berbahaya. Dengan teknologi ini, diharapkan pengguna dapat memberikan respons cepat terhadap potensi bahaya, sehingga mengurangi risiko kerugian dan korban jiwa akibat kebakaran.
Copyrights © 2025