Kecamatan Sekadau Hulu memiliki potensi ekonomi yang cukup besar di sektor perkebunan khususnya komoditas karet. Awalnya sebagian besar masyarakat di wilayah ini menggantungkan mata pencahariannya pada usaha perkebunan karet, baik dalam skala kecil maupun menengah. Namun dalam beberapa tahun terakhir tanaman karet banyak dikonversi menjadi kelapa sawit. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan karet menjadi kelapa sawit. Lokasi penelitian ditetapkan di Kecamatan Sekadau Hulu dengan metode penelitian kuantitatif. Sampel responden ditetapkan menggunakan rumus Cochran karena jumlah populasinya tidak diketahui. Penelitian ini melibatkan 135 responden yang melakukan konversi lahan karet ke kelapa sawit, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berpengaruh pada perubahan penggunaan lahan karet menjadi perkebunan kelapa sawit adalah lama pendidikan formal petani, jumlah tanggungan, dan luas lahan karet. Temuan ini mengimplikasikan perlunya peningkatan akses pendidikan, peningkatan kapasitas anggota keluarga petani, dan pengelolaan lahan yang lebih efisien dalam perumusan kebijakan pembangunan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Sekadau Hulu.
Copyrights © 2025