Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kurikulum matematika di Indonesia dengan tuntutan kompetensi abad ke-21, yang mencakup keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai dokumen kebijakan kurikulum, artikel ilmiah, dan laporan hasil implementasi Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun kurikulum secara konseptual telah mengakomodasi kompetensi abad ke-21, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan guru, serta paradigma pembelajaran yang belum sepenuhnya berubah. Oleh karena itu, diperlukan strategi implementasi yang lebih holistik agar kurikulum benar-benar mampu membekali siswa menghadapi tantangan global melalui penguasaan kompetensi abad ke-21 dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2024