Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan guru PAUD terhadap penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis digital dan respons anak terhadap media tersebut. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini melibatkan wawancara mendalam dengan guru, observasi partisipatif terhadap interaksi anak dengan media digital, serta analisis dokumentasi pembelajaran di dua lembaga PAUD yang mewakili konteks urban dan semi-urban di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki sikap positif terhadap media digital, mereka menghadapi kendala terkait infrastruktur, keterbatasan keterampilan digital, dan waktu yang terbatas untuk merencanakan pembelajaran. Sementara itu, anak-anak menunjukkan respons yang positif terhadap media digital interaktif, dengan peningkatan antusiasme dan keterlibatan. Namun, durasi penggunaan media yang optimal terbatas, karena anak-anak cenderung kehilangan fokus setelah 10–15 menit. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta pengembangan media digital yang disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan digitalisasi pendidikan di PAUD yang lebih inklusif dan kontekstual.
Copyrights © 2025