Era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan Islam, khususnya madrasah, untuk beradaptasi dengan transformasi digital dalam tata kelola pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tantangan dan strategi kepala madrasah dalam mengimplementasikan digitalisasi manajemen pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada tiga madrasah di Kabupaten Aceh Tenggara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia dalam literasi digital, infrastruktur teknologi yang belum merata, serta resistensi budaya organisasi terhadap perubahan. Adapun strategi yang dilakukan kepala madrasah antara lain: pelatihan digital untuk guru dan tenaga kependidikan, pemanfaatan platform manajemen berbasis daring (e-Raport, EMIS), serta penguatan kepemimpinan transformasional berbasis nilai-nilai spiritual Islam. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan sistemik dari pemerintah dan penguatan kapasitas digital madrasah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025