Kabupaten Kapuas Hulu yang ada di Kalimantan Barat merupakan wilayah hulu DAS Kapuas yang rawan banjir akibat topografi dan sistem sungai yang kompleks, meskipun memiliki potensi alam besar. Penelitian ini bertujuan menyusun strategi penanggulangan banjir yang tepat melalui beberapa tahapan analisis. Pertama, dilakukan identifikasi isu-isu strategis terkait banjir, kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pada 14 November 2023 bersama stakeholder terkait. Hasil FGD dianalisis menggunakan metode SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Analisis IFAS dan EFAS digunakan untuk menilai pengaruh faktor internal dan eksternal dalam menentukan strategi pengendalian banjir. Selanjutnya, dilakukan analisis QSPM guna menentukan strategi prioritas. Berdasarkan hasil QSPM, strategi prioritas tertinggi adalah revitalisasi saluran atau drainase dengan bobot 0,112 dan skor TAS 2,890. Strategi yang dipilih secara umum adalah strategi W-T , yaitu meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman banjir. Tahapan implementasi strategi ditentukan melalui analisis SFAS, yaitu jangka pendek (penanganan cepat), menengah (penguatan kapasitas), dan panjang (revitalisasi sistem dan restorasi lingkungan). Strategi ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir secara terpadu dan berkelanjutan di Kapuas Hulu. Kata Kunci: analisis swot, banjir, penanggulangan, strategi.
Copyrights © 2025