Pada tahun 2023, sektor pertanian menempati peringkat pertama dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Serang dengan kontribusi sebesar Rp2.022,9 miliar, menjadikannya sektor ekonomi utama di kota tersebut. Risiko dan ketidakpastian usahatani padi menjadi ancaman petani dalam berusahatani. AUTP hadir sebagai salah satu cara untuk mengatasi risiko ketidak pastian tersebut. Seharusnya menjadi kepesertaan AUTP merupakan hal yang sangat membantu dan dibutuhkan petani. Namun demikian tidak ada kepesertaan AUTP selama 4 tahun berturut-turut. Untuk itu penelitian dilakukan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang memengaruhi minat petani untuk mengikuti AUTP di Kota Serang, dan (2) produk AUTP yang diinginkan petani di Kota Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat responden untuk menjadi peserta AUTP dipengaruhi oleh umur, pengalaman usahatani, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan garapan, dan yang paling berpengaruh nyata yaitu frekuensi gagal panen dan frekuensi mendapatkan sosialisasi AUTP. Produk AUTP yang diinginkan adalah AUTP dengan besaran premi Rp33.078,26/Ha/MT dengan besaran tanggungan kerugian sebesar Rp6.913.043/Ha/MT. Apabila besaran premi ingin dinaikan maka besaran tanggungan harus dinaikan juga.
Copyrights © 2025