Osteoartritis lutut merupakan penyakit degeneratif yang menyebabkan nyeri dan gangguan fungsi sendi. Injeksi asam hialuronat intraartikular digunakan untuk meningkatkan viskositas cairan sinovial dan mengurangi nyeri, sedangkan fisioterapi membantu memperbaiki biomekanik sendi. Kombinasi kedua terapi ini berpotensi meningkatkan fungsi lutut lebih baik dibandingkan terapi tunggal. Penelitian ini merupakan quasi-experimental study dengan pendekatan non-randomized controlled trial yang membandingkan tiga kelompok perlakuan: injeksi intraartikular asam hialuronat, injeksi intraartikular dengan fisioterapi, dan tanpa intervensi. Evaluasi klinis menggunakan Skor KOOS, yang mencakup nyeri, gejala, aktivitas sehari-hari, aktivitas olahraga, dan kualitas hidup. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA dan uji post hoc Tukey HSD. Skor Tanda dan Gejala serta Total Fungsional menunjukkan perbedaan bermakna (p=0.009 dan p=0.025). Kelompok suntik dengan fisioterapi memiliki perbaikan fungsional terbaik (72.10 ± 13.80), sedangkan kelompok suntik tanpa fisioterapi menunjukkan gejala lebih berat (110.20 ± 30.50). Kombinasi injeksi intraartikular dan fisioterapi lebih efektif dalam meningkatkan fungsi lutut dan menurunkan gejala dibandingkan terapi tunggal. Penelitian ini mendukung rehabilitasi sebagai bagian dari pengelolaan osteoartritis lutut derajat III.
Copyrights © 2025